Suatu hari, ketika seorang pemburu burung sedang menikmati makan malam sederhana berupa rempah-rempah dan roti, seorang temannya datang tanpa diduga. Persediaan makanannya kosong; jadi dia pergi keluar dan menangkap seekor burung puyuh jinak, yang ia pelihara sebagai umpan, dan hendak mencekiknya ketika burung itu berteriak, "Kau tidak akan membunuhku, kan? Apa yang akan kau lakukan tanpaku saat berburu burung lagi? Bagaimana kau akan membuat burung-burung datang ke jaringmu?" Dia melepaskannya, dan pergi ke kandang ayamnya, tempat ia memelihara seekor ayam jantan muda yang gemuk. Ketika ayam jantan itu melihat apa yang diinginkannya, ia pun memohon agar nyawanya diselamatkan, dan berkata, "Jika kau membunuhku, bagaimana kau akan tahu waktu malam? Dan siapa yang akan membangunkanmu di pagi hari ketika sudah waktunya bekerja?" Namun, pemburu burung itu menjawab, "Kau berguna untuk mengetahui waktu, aku tahu; tetapi, meskipun begitu, aku tidak bisa membiarkan temanku tidur tanpa makan malam." Maka ia menangkapnya dan mencekiknya.