Seekor merak mengejek seekor bangau dengan bulunya yang kusam. "Lihatlah warna-warna cemerlangku," katanya, "dan lihat betapa jauh lebih indahnya buluku daripada bulumu yang jelek." "Aku tidak menyangkal," jawab bangau, "bahwa bulumu jauh lebih cerah daripada buluku; tetapi ketika hendak terbang, aku bisa melayang ke awan, sedangkan kau terkurung di bumi seperti ayam jantan di tumpukan kotoran."