Seekor kuda, yang bangga dengan pelana indahnya, bertemu dengan seekor keledai di jalan raya. Ketika keledai dengan beban beratnya bergerak perlahan menyingkir untuk memberi jalan kepada kuda itu, kuda itu berteriak tidak sabar hingga hampir tak tahan untuk menendangnya agar bergerak lebih cepat. Keledai itu diam saja, tetapi tidak melupakan kelancangan kuda itu. Tidak lama kemudian kuda itu menjadi sesak napas, dan dijual oleh pemiliknya kepada seorang petani. Suatu hari, ketika ia sedang menarik gerobak kotoran, ia bertemu lagi dengan keledai itu, yang kemudian mengejeknya dan berkata, "Aha! Kau tidak pernah menyangka akan sampai seperti ini, kan, kau yang begitu sombong! Di mana semua pernak-pernikmu yang mewah sekarang?"