Seekor singa yang sedang tidur di sarangnya terbangun karena seekor tikus berlari di wajahnya. Karena marah, ia menangkap tikus itu dengan cakarnya dan hendak membunuhnya. Tikus itu, ketakutan, dengan memohon agar nyawanya diampuni. "Tolong lepaskan aku," teriaknya, "dan suatu hari nanti aku akan membalas kebaikanmu." Gagasan bahwa makhluk sekecil itu dapat melakukan sesuatu untuknya membuat singa itu sangat geli sehingga ia tertawa terbahak-bahak, dan dengan ramah melepaskannya. Tetapi kesempatan tikus itu akhirnya datang. Suatu hari singa itu terjerat dalam jaring yang telah dipasang untuk menangkap buruan oleh beberapa pemburu, dan tikus itu mendengar dan mengenali raungan amarahnya dan berlari ke tempat itu. Tanpa basa-basi lagi, ia mulai menggerogoti tali dengan giginya, dan tak lama kemudian berhasil membebaskan singa itu. "Nah!" kata tikus itu, "kau menertawakanku ketika aku berjanji akan membalasmu: tetapi sekarang kau lihat, bahkan seekor tikus pun dapat membantu seekor singa."