TIKUS KOTA DAN TIKUS DESA

✍️ Aesop

TIKUS KOTA DAN TIKUS DESA


Seekor Tikus Kota dan seekor Tikus Desa saling mengenal, dan suatu hari Tikus Desa mengundang temannya untuk datang dan mengunjunginya di rumahnya di ladang. Tikus Kota datang, dan mereka duduk untuk makan malam berupa biji jelai dan akar-akaran, yang terakhir memiliki rasa tanah yang khas. Makanan itu tidak terlalu sesuai dengan selera tamunya, dan tak lama kemudian ia berkata, "Teman baikku yang malang, kau hidup di sini tidak lebih baik daripada semut. Sekarang, lihatlah bagaimana keadaanku! Lumbungku penuh dengan makanan berlimpah. Kau harus datang dan tinggal bersamaku, dan aku berjanji kau akan hidup mewah." Jadi ketika ia kembali ke kota, ia membawa Tikus Desa bersamanya, dan menunjukkannya ke dalam lumbung yang berisi tepung, oatmeal, buah ara, madu, dan kurma. Tikus Desa belum pernah melihat yang seperti itu, dan duduk untuk menikmati kemewahan yang disediakan temannya: tetapi sebelum mereka mulai makan, pintu lumbung terbuka dan seseorang masuk. Kedua Tikus itu berlari dan bersembunyi di lubang yang sempit dan sangat tidak nyaman. Tak lama kemudian, ketika semuanya sudah tenang, mereka memberanikan diri keluar lagi; tetapi seseorang lain masuk, dan mereka pun bergegas pergi lagi. Hal ini terlalu berat bagi tamu tersebut. "Selamat tinggal," katanya, "aku pergi. Kau hidup dalam kemewahan, kulihat, tetapi kau dikelilingi bahaya; sedangkan di rumah aku bisa menikmati makan malam sederhana berupa akar-akaran dan jagung dengan tenang."