WANITA DAN PETANI

✍️ Aesop


Seorang wanita, yang baru saja kehilangan suaminya, biasa pergi setiap hari ke makam suaminya dan meratapi kehilangannya. Seorang petani, yang sedang membajak tidak jauh dari tempat itu, melihat wanita itu dan ingin menjadikannya istrinya: jadi dia meninggalkan bajaknya dan datang duduk di sampingnya, dan mulai meneteskan air mata. Wanita itu bertanya mengapa dia menangis; dan dia menjawab, "Aku baru saja kehilangan istriku, yang sangat kusayangi, dan air mata meringankan kesedihanku." "Dan aku," kata wanita itu, "telah kehilangan suamiku." Maka untuk sementara mereka berduka dalam diam. Kemudian dia berkata, "Karena kau dan aku berada dalam keadaan yang sama, bukankah lebih baik kita menikah dan hidup bersama? Aku akan menggantikan suamimu yang telah meninggal, dan kau, menggantikan istriku yang telah meninggal." Wanita itu menyetujui rencana itu, yang memang tampak cukup masuk akal: dan mereka mengeringkan air mata mereka. Sementara itu, seorang pencuri datang dan mencuri lembu yang ditinggalkan petani itu bersama bajaknya. Setelah mengetahui pencurian itu, dia memukul dadanya dan meratapi kehilangannya dengan keras. Ketika perempuan itu mendengar tangisannya, ia datang dan berkata, "Mengapa, apakah kau masih menangis?" Ia menjawab, "Ya, dan kali ini aku sungguh-sungguh menangis."