Buku ini mengisahkan perjalanan Phileas Fogg, seorang pria Inggris yang sangat kaya, misterius, dan sangat teratur dalam kebiasaannya. Cerita dimulai ketika Fogg terlibat dalam sebuah percakapan di Reform Club mengenai kemungkinan mengelilingi dunia dalam waktu singkat berkat adanya jalur kereta api baru di India. Fogg akhirnya mempertaruhkan setengah dari kekayaannya (£20.000) bahwa ia mampu mengelilingi dunia hanya dalam waktu 80 hari.
Ditemani oleh pelayannya yang baru, Jean Passepartout, Fogg menempuh perjalanan yang penuh rintangan menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari kapal uap, kereta api, gajah, hingga kereta luncur layar. Di sepanjang perjalanan, mereka menghadapi berbagai konflik:
- Pengejaran Polisi: Seorang detektif bernama Fix mencurigai Fogg sebagai perampok bank yang melarikan diri dan terus mengejarnya di setiap perhentian untuk menangkapnya.
- Aksi Penyelamatan: Di India, Fogg dan Passepartout menyelamatkan seorang wanita bernama Aouda yang akan dikorbankan dalam upacara adat, yang kemudian ikut bersama mereka hingga ke London.
- Kejutan di Akhir: Fogg mengira ia kalah dalam taruhan karena terlambat lima menit, namun ternyata ia memenangkan taruhan tersebut karena tanpa sadar ia mendapatkan satu hari tambahan saat melakukan perjalanan ke arah timur melintasi garis batas penanggalan internasional.
Ditujukan Kepada Siapa?
Sumber-sumber yang disediakan tidak menyebutkan secara spesifik kelompok usia mana (anak-anak, remaja, atau dewasa) yang menjadi target utama buku ini.
Informasi di luar sumber: Secara historis, karya-karya Jules Verne dikategorikan sebagai fiksi petualangan dan sains yang dapat dinikmati oleh pembaca dari segala usia. Bagi orang dewasa, buku ini menawarkan detail teknis dan geografi yang menarik, sementara bagi anak-anak dan remaja, elemen petualangan dan karakter Passepartout yang jenaka menjadi daya tarik utama.
Manfaat yang Dijanjikan
Sebagai sebuah karya fiksi, buku ini tidak menjanjikan manfaat praktis secara langsung, namun narasi penutupnya memberikan pesan moral dan nilai-nilai penting:
- Kebahagiaan Sejati: Penulis menekankan bahwa manfaat terbesar yang didapatkan Phileas Fogg dari perjalanannya bukanlah uang taruhan, melainkan menemukan kebahagiaan dalam sosok istri yang sangat ia cintai, Aouda.
- Kualitas Karakter: Cerita ini menonjolkan pentingnya sifat tenang (coolness), ketepatan (exactitude), dan keteguhan hati dalam menghadapi nasib buruk atau kesulitan yang tidak terduga.
- Wawasan Geografi dan Budaya: Pembaca diajak untuk "melihat" berbagai penjuru dunia pada abad ke-19, mulai dari eksotisme India, pelabuhan sibuk di Hong Kong dan Jepang, hingga bentang alam Amerika Serikat yang luas.
Jika Anda tertarik untuk mendalami kisah ini lebih jauh, saya dapat membantu membuatkan ringkasan terperinci (tailored report) mengenai rute perjalanan Phileas Fogg atau infografis mengenai tantangan yang ia hadapi di setiap negara. Apakah Anda ingin saya membuatkannya?